Sabtu, 22 Maret 2014

Kau ini...



Aku membacanya sewaktu aku mendengar titik-titik rintik-rintik air menghujani tanah..
Di langit-langit tergambar bayanganmu menyeruput kecil segelas coffee bercampurkan vanilla.
Smpai pada paragraf terakhir, kau bilang, cafe ini penuh dgn mimpi,,
'Mungkin', Sambutku penuh peluh. Dan org-org terlihat mmperhatikanku dgnnya.
Hanya 'terlihat'....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar